Alam Sunyi

Dia, malaikat tak bersayap

Menungguku setiap penantian

Dia

Terdiam terpaku menahan pilu

Tak tau menau memang tak tau

Entah karena diri tak mau tau

Atau memang dia yang bersembunyi

Di balik alam sunyi

 

Dia,

Menangis di ujung malam

Bersama bayang tersingkap dalam angan

“Anakku,” katanya

Rupanya,

Kerinduan akan anaknya

Anak yang lama tak menyapa

Do’a

Satu hal yang mampu dilakukannya

Seketika itu

Sekedar Puisi, Siwi Ka

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s