Tersenyum pada Perasaan

aku? kamu? kita masih berada pada jalur masing masing, masih bergelut pada mimpi masing masing, kamu dan aku masih ada dalam genggaman diri sendiri, masih awam dengan yang namanya perasaan, hal abstrak yang tak mampu dijabarkan sejelas-jelasnya.

Perasaan memang ada, cepat lambat, besar kecil, ia tetap ada dalam sanubari terdalam, hadirnya juga tak terkira kadang lama, terkadang hanya sekilas, perasaan memang abstrak se abstrak abstraknya abstrak, tapi aku masih takut menyelaminya, takut tak bisa kembali ke permukaan apabila ia sudah tak ada. Tapi aku takut menggalinya lebih dalam, harapan bisa saja tak kutemui di dalam sana. Aku takut melangkah lebih jauh, takut kehilangan arah di ujung ketidak pastian.

Lebih baik aku sendiri, menggali potensi diri, berada di jalur aman, di garis normal, menunggu apa yang sudah ditakdirkan, menunggu kepastian yang benar benar pasti, nanti.

 

SekedarTulisan -SiwiKa

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s